NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., menyatakan komitmen kuatnya terhadap keberhasilan program bantuan pangan gratis berupa beras dan minyak goreng. Dukungan ini secara khusus ditujukan untuk alokasi periode Oktober–November 2025.
Penegasan dari Rumiadi disampaikan pada Jumat (14/11/2025) menyusul permintaan keterangan mengenai langkah DPRD dalam menyikapi kebijakan bantuan sosial (bansos) tersebut.
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, fungsi pengawasan yang melekat pada DPRD menuntut adanya verifikasi data yang mendalam. Akurasi data menjadi kunci utama agar bantuan tepat sasaran, menjangkau keluarga miskin dan rentan yang benar-benar membutuhkan.
Fungsi pengawasan DPRD menuntut kami memastikan bahwa data penerima telah diverifikasi dengan baik. Dengan terdaftarnya 4.299 penerima manfaat, kami berharap penyalurannya benar-benar menyentuh warga yang berhak,” ujar Rumiadi.
Data penerima manfaat untuk alokasi tahun ini diketahui mengalami peningkatan signifikan. Sebelumnya, tercatat 3.957 penerima, dan kini angka tersebut naik menjadi 4.299 penerima.
Rumiadi menekankan, integrasi data dari pemerintah pusat dan kabupaten dalam satu sistem harus dioptimalkan. Ia juga meminta pemerintah daerah proaktif dalam memperbarui dan mengevaluasi basis data kemiskinan.
Perangkat desa juga memiliki peran sentral dalam proses ini, karena sumber data awal berasal dari tingkat desa. Jika terjadi ketidaksesuaian alamat atau nama, pembenahan data harus segera dilakukan oleh pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, Lentine Miraya, menjelaskan rincian alokasi. Setiap penerima akan mendapatkan satu karung beras dan dua botol minyak goreng per bulan.
Dengan alokasi dua bulan, maka total bantuan yang diterima satu warga adalah dua karung beras dan empat botol minyak goreng.(*)













