NewsKalteng,com. Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyiapkan skenario intervensi pasar guna menghadapi bulan Ramadan 1447 H. Keputusan ini ditegaskan oleh Bupati Mura, Heriyus, saat melaksanakan monitoring harga kebutuhan pokok di pusat perbelanjaan pada Selasa (10/2/2026).
Pemkab Mura memandang bahwa pasar murah adalah instrumen efektif untuk menyeimbangkan harga saat terjadi lonjakan permintaan. Rencana ini akan segera dilaksanakan apabila hasil pantauan harian menunjukkan kenaikan harga di atas ambang batas toleransi yang ditetapkan pemerintah.
Dalam kunjungan lapangan tertanggal 10 Februari 2026 tersebut, Bupati Heriyus berdialog langsung dengan para pedagang mengenai ketersediaan stok. Pemkab ingin memastikan bahwa stok di tingkat pedagang eceran tetap melimpah sehingga tidak ada alasan bagi kenaikan harga yang tidak wajar.
Bupati menegaskan bahwa ketersediaan beras, minyak goreng, dan gula pasir masih sangat mencukupi. Pemkab Mura terus melakukan sinkronisasi data dengan para distributor besar guna memastikan arus barang dari luar daerah tetap mengalir lancar ke Murung Raya.
Selain langkah jangka pendek, Pemkab Mura juga mulai menyusun strategi jangka panjang untuk kemandirian pangan. Peningkatan produksi lokal melalui pemberdayaan petani daerah menjadi fokus agar ketergantungan terhadap pasokan luar wilayah dapat dikurangi secara bertahap.
Melalui monitoring ini, Pemkab Mura berkomitmen memberikan kenyamanan bagi umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa. Pemerintah daerah menjamin bahwa pelayanan publik dan pengawasan ekonomi akan tetap berjalan maksimal demi kesejahteraan warga.(*)













