NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya (Mura) kembali diuji oleh bencana banjir, kali ini dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi dan menyebabkan luapan masif dari Sungai Barito, merendam beberapa desa.
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, langsung merespons situasi ini dengan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura untuk meningkatkan status siaga dan menyiagakan penuh tim gabungan di lokasi-lokasi terdampak (20/8).
”Curah hujan masih cukup tinggi, kita minta warga tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap potensi banjir maupun tanah longsor,” ujar Dina Maulidah seraya menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan ekstra di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Daerah-daerah yang menjadi perhatian utama meliputi Desa Tumbang Bana (Kecamatan Laung Tuhup), Desa Olung Ulu (Kecamatan Tanah Siang), dan Desa Bantian (Kecamatan Sungai Babuat), di mana ketinggian air telah mencapai titik kritis.
Pimpinan DPRD ini menekankan bahwa keberadaan tim gabungan di lapangan sangat vital, tidak hanya untuk monitoring, tetapi juga untuk membantu evakuasi warga dan memastikan tidak ada warga yang terjebak akibat naiknya permukaan air secara tiba-tiba.
Dina Maulidah juga mengimbau agar pemerintah desa dan tokoh masyarakat proaktif dalam menyampaikan informasi terbaru mengenai kondisi air kepada warga. DPRD akan terus memantau perkembangan dan siap mengambil langkah legislatif jika diperlukan.(*)
