DPRD Mura

MTQH XXXIII Resmi Dibuka, Wakil Ketua DPRD Mura Beri Apresiasi Pada Penyelenggara

37
×

MTQH XXXIII Resmi Dibuka, Wakil Ketua DPRD Mura Beri Apresiasi Pada Penyelenggara

Sebarkan artikel ini

NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, pada Minggu malam (16/11/2025) di Kota Muara Teweh. Pembukaan ini sekaligus menandai dimulainya kompetisi tahunan yang bertujuan menciptakan generasi Qur’ani sebagai motor penggerak pembangunan di daerah.

Acara pembukaan berlangsung sangat meriah dan dihadiri oleh para pejabat daerah, tokoh agama, serta kontingen (kafilah) dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Kehadiran Bupati Murung Raya Heriyus S.E., Wakil Bupati Rahmanto Muhidin S.HI., M.H., dan perwakilan legislatif yakni Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya Dina Maulidah, S.HI., menunjukkan  apresiasi  kepada penyelenggara  acara kopentensi tahunan ini.

Tahun ini, Kabupaten Barito Utara telah dipercaya menjadi tuan rumah. Untuk itu, seluruh rangkaian cabang lomba MTQH dipusatkan di beberapa venue utama di Muara Teweh yang telah disiapkan secara saksama oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Gubernur Agustiar Sabran, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kesiapan yang matang dari pemerintah daerah serta kemeriahan penyelenggaraan MTQH yang berlangsung tertib dan dipenuhi dengan nuansa religius.

MTQH memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an. Ini adalah ajang strategis untuk memperkuat pondasi keimanan, mempererat ukhuwah, serta membentuk generasi muda yang unggul dan teguh berlandaskan nilai-nilai Qur’ani,” tutur Agustiar Sabran.

Gubernur sangat menekankan pentingnya membentuk generasi yang tidak hanya fasih dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, namun juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, berpegang pada nilai-nilai Qur’ani adalah benteng moral yang esensial di tengah tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi.

Ia kemudian menambahkan poin krusial bahwa semangat Qur’ani harus diintegrasikan dengan filosofi kearifan lokal Huma Betang. Filosofi yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan toleransi dalam keberagaman ini merupakan identitas sejati dari masyarakat Kalimantan Tengah.

Mendukung penuh acara ini, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mengapresiasi penyelenggaraan MTQH. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum vital dalam memperkuat pembinaan keagamaan. “MTQH ke-XXXIII ini adalah ruang untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Kami mendukung penuh kegiatan ini karena ini menjadi fondasi bagi pembentukan karakter generasi masa depan,” ujarnya.

Dina Maulidah juga berharap agar pertemuan seluruh kafilah dari kabupaten/kota ini dapat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan mengokohkan persaudaraan antar daerah di Kalimantan Tengah.

Mengakhiri pidatonya, Gubernur Agustiar Sabran mengajak semua peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas selama masa perlombaan. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga tuntas, dan membawa keberkahan bagi Barito Utara, Kalimantan Tengah, serta Indonesia,” tutupnya.(*)