NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, khususnya Komisi II yang dipimpin oleh Bebie, mendorong percepatan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dianggap sebagai solusi paling efektif untuk memantau harga kebutuhan pokok secara real-time.
Bebie menjelaskan bahwa interaksi langsung di pasar akan memberikan gambaran objektif mengenai kondisi ekonomi di tingkat akar rumput. Dengan sidak, pemerintah dapat langsung mendengar keluhan pedagang sekaligus memantau ketaatan terhadap harga eceran tertinggi.
Menurut politisi bergelar magister tersebut, perlindungan terhadap daya beli masyarakat adalah prioritas utama DPRD saat ini. Mengingat bulan Ramadan tinggal menghitung hari, langkah-langkah preventif harus segera dieksekusi oleh Disperindagkop dan UKM Mura.
“Pengecekan langsung ke pasar ini untuk memastikan harga masih sesuai dan tidak ada permainan. Jangan sampai masyarakat dirugikan, apalagi menjelang bulan suci,” kata Bebie pada Senin (16/2). Ia berharap harga sembako tetap stabil di seluruh wilayah.
Ia juga menyarankan agar pemerintah menyiapkan skema pasar murah jika di kemudian hari ditemukan kenaikan harga yang melampaui ambang batas kewajaran. Hal ini dianggap sebagai jaring pengaman sosial yang diperlukan masyarakat saat konsumsi meningkat.
Komisi II DPRD Mura berjanji akan terus memonitor hasil pantauan dinas terkait di lapangan. Bebie ingin memastikan bahwa fungsi pengawasan legislatif berjalan maksimal demi kepentingan konstituen di Kabupaten Murung Raya.(*)













