Murung Raya

Literasi Keuangan Kunci Mura EMAS 2030, Pemkab Murung Raya dan OJK Bersinergi Lindungi Konsumen

140
×

Literasi Keuangan Kunci Mura EMAS 2030, Pemkab Murung Raya dan OJK Bersinergi Lindungi Konsumen

Sebarkan artikel ini

Newskalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) memperkuat kolaborasi strategisnya dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah. Sinergi ini diwujudkan melalui Roadshow Literasi dan Edukasi Keuangan Tahun 2025, yang diselenggarakan pada Selasa, 8 Juli 2025, di Aula Gedung B kantor Bupati Mura. Selain OJK, kegiatan ini juga melibatkan Bank Indonesia, PT Bank Kalteng, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Mewakili Bupati Heriyus, Asisten Administrasi Umum Sekda Mura, Batara, menyampaikan apresiasi atas inisiatif multi-lembaga ini. Batara secara tegas menyatakan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat—terutama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN)—adalah langkah fundamental dalam membangun perekonomian daerah yang tangguh. Ia menekankan bahwa sinergi ini penting untuk menjawab tantangan dan risiko finansial di era digital.

Batara juga mengaitkan program literasi ini dengan visi ambisius Mura. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap dunia keuangan merupakan dukungan nyata bagi terwujudnya Murung Raya HEBAT yang semakin maju dan sejahtera, sekaligus menjadi pilar utama untuk mencapai target pembangunan daerah Murung Raya EMAS 2030. Literasi ini diharapkan dapat mendorong keputusan ekonomi yang lebih cerdas dan bertanggung jawab di tingkat individu maupun daerah.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menjelaskan misi utama dari OJK. Ia mengingatkan bahwa lembaga tersebut bertugas mengatur, mengawasi, dan melindungi sektor jasa keuangan. Primandanu berharap roadshow ini dapat membantu masyarakat mengenali produk dan layanan keuangan secara bijak, serta mampu mengelola pendapatan dengan tepat. Tujuannya adalah melindungi warga Mura dari kerugian, khususnya yang berasal dari tawaran investasi ilegal atau pinjaman online yang menyesatkan.

Kegiatan ini dirancang dengan sasaran yang jelas. Selain mendorong ASN untuk menjadi agen literasi di tengah masyarakat, edukasi juga secara khusus ditujukan kepada kaum perempuan yang berperan penting sebagai pengelola ekonomi rumah tangga. Materi yang disajikan mencakup pengenalan tugas OJK, waspada terhadap praktik ilegal, hingga sosialisasi tentang gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dan pemanfaatan QRIS.

Melalui upaya kolektif ini, Pemkab Mura dan OJK berharap dapat menciptakan masyarakat yang literat secara finansial, sekaligus membangun ekosistem keuangan yang aman dan transparan di Murung Raya. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan stabilitas ekonomi daerah dan proteksi konsumen dalam menghadapi perkembangan sektor jasa keuangan yang semakin kompleks.(*)