Murung Raya

Pemkab Mura Gandeng Swasta dalam Program Strategis Lawan Pernikahan Dini untuk Turunkan Stunting

134

Newskalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya meluncurkan Gerakan Remaja Lawan Pernikahan Dini, sebuah program implementasi strategis yang akan berlangsung dari 21 hingga 24 Juli 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi di Aula RSUD Puruk Cahu, Senin (21/7/2025).

Program penting ini merupakan inisiatif dari Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya dan terwujud berkat kolaborasi erat dengan sektor swasta, yakni PT Alamtri Minerals Indonesia dan PT Maruwei Coal.

Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, yang hadir mewakili Bupati Heriyus, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi lintas sektor ini. Beliau menilai kolaborasi antara Pemda, perusahaan, dan masyarakat adalah langkah krusial dalam mewujudkan Murung Raya yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.

Wabup Rahmanto menegaskan bahwa program ini harus menjadi gerakan moral yang efektif untuk melindungi masa depan generasi muda. “Kita ingin anak-anak kita memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar dan meraih cita-cita mereka tanpa terhambat oleh pernikahan di usia yang belum matang,” ujarnya.

Beliau menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, komunitas, dan tokoh masyarakat. Selain itu, Rahmanto menyoroti pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan pemahaman tentang kesetaraan gender sejak dini bagi para remaja.

Program ini memiliki tujuan yang lebih luas, yaitu mendukung komitmen Pemkab Murung Raya di bawah kepemimpinan lima tahun ke depan untuk menurunkan angka stunting. Pernikahan dini diidentifikasi sebagai salah satu penyebab utama stunting, di samping faktor ekonomi, kurangnya pengetahuan, dan pengaruh pergaulan bebas.

Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, Wakil Ketua I DPRD Mura Dina Maulidah, Kepala Dinas Kesehatan Suwirman Hutagalung, perwakilan kedua perusahaan mitra, narasumber dari Provinsi Kalimantan Tengah, serta partisipasi aktif dari para kepala sekolah, guru, dan siswa yang menjadi target utama program ini. (*)

Exit mobile version