Murung Raya

Murung Raya Mulai Susun Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif

64
×

Murung Raya Mulai Susun Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar kegiatan Paparan Pendahuluan Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah, bertempat di Aula Cahai Ondui Tingang, Gedung B Kantor Bupati. Acara ini menjadi langkah awal penyusunan strategi pembangunan daerah berbasis ekonomi kreatif, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh  Asisten III Sekretariat Daerah Murung Raya, Andri Raya, mewakili Bupati Heriyus M. Yoseph. Turut hadir dalam kegiatan ini Tim Ahli dari Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang dipimpin oleh Dumairy, bersama anggota tim Aryanto dan Istianto Ari Wibowo Sejumlah pejabat daerah seperti  Kepala Bapperida Reyzal Samat, para camat, serta perwakilan perangkat daerah juga ikut serta dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Bupati Murung Raya yang dibacakan oleh Andri Raya menekankan bahwa penyusunan Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif (RINDEKRAF) merupakan bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan daerah yang inovatif dan berkelanjutan. Ia menyebut bahwa ekonomi kreatif menjadi sektor potensial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif, yang mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam membangun ekosistem kreatif berbasis budaya, teknologi, dan pengetahuan.

Murung Raya memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai motor utama pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Andri Raya.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga berkomitmen untuk menyelaraskan penyusunan dokumen pengembangan ekonomi kreatif ini dengan RPJMD 2025–2029, serta mendukung misi  Asta Cita Prabowo Gibran, khususnya dalam penguatan sektor ekonomi kreatif nasional.

Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan baik dari unsur pemerintahan, akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, inovatif, dan produktif di daerah ini.

Dengan pengembangan sektor ini, diharapkan akan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan daya saing daerah, penguatan UMKM berbasis kreativitas, serta pengembangan pariwisata lokal yang berlandaskan nilai-nilai budaya.(*)