Murung Raya

Sosialisasi Ketenagalistrikan, Langkah Pemkab Murung Raya Tingkatkan Keselamatan Masyarakat Permata Intan

52
×

Sosialisasi Ketenagalistrikan, Langkah Pemkab Murung Raya Tingkatkan Keselamatan Masyarakat Permata Intan

Sebarkan artikel ini

NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Pemkab Murung Raya mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan listrik dengan menggelar Sosialisasi Ketenagalistrikan di Aula Kecamatan Permata Intan, Rabu (15/10/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pemerintah daerah untuk memastikan pemanfaatan listrik yang aman dan efisien di seluruh wilayah.

Jayadi Y. Dadi Sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Murung Raya, mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus M. Yoseph, S.E., membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Jayadi menekankan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan listrik secara aman dan efisien. Materi yang disampaikan mencakup proses pemasangan baru, pelayanan pelanggan, keselamatan ketenagalistrikan, serta penanganan situasi darurat.

Dommy Joan Eka Dinata Selaku Camat Permata Intan, memaparkan bahwa Kecamatan Permata Intan memiliki 3.169 rumah dan lanting, dengan 2.052 unit telah menikmati listrik PLN, 553 rumah menggunakan sumber listrik non-PLN, dan 555 rumah lainnya belum berlistrik. Dari 103 fasilitas umum, 29 fasilitas telah memanfaatkan listrik non-PLN, sementara 74 fasilitas lainnya masih belum berlistrik.

Acara ini diikuti oleh lurah, kepala desa, ketua BPD, ketua RT, serta tokoh masyarakat dari delapan wilayah administratif di Kecamatan Permata Intan. Narasumber dari ULP PLN Puruk Cahu memberikan penjelasan teknis mengenai keselamatan dan pelayanan ketenagalistrikan.

Pemkab Murung Raya berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa dan memastikan masyarakat memahami cara pemanfaatan listrik yang aman, hemat, dan bijak. Sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam memperluas jangkauan pelayanan ketenagalistrikan dan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan listrik bagi kesejahteraan masyarakat.(*)