Murung Raya

Pemkab Mura Ikuti Rakor Kemendagri Bahas Percepatan Pendataan Lahan untuk Koperasi Desa

50
×

Pemkab Mura Ikuti Rakor Kemendagri Bahas Percepatan Pendataan Lahan untuk Koperasi Desa

Sebarkan artikel ini

NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual melalui zoom meeting pada Jumat (31/10/2025). Rakor ini membahas tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pendataan lahan untuk pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan fasilitas penunjang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia. Dari Murung Raya, Rakor diikuti oleh Asisten I Setda Kabupaten Murung Raya, Rahmat K. Tambunan, yang hadir mewakili Bupati Murung Raya.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya koordinasi lintas pemerintahan, mulai dari provinsi hingga desa, untuk memastikan pendataan lahan dilakukan dengan akurat dan sesuai ketentuan.

 

Ia juga meminta pemerintah daerah agar memfasilitasi penyelesaian status kepemilikan lahan, termasuk lahan yang masih bersengketa, demi kelancaran pembangunan fasilitas KDMP/KKMP di setiap wilayah.

Selain itu, Mendagri menegaskan pentingnya memastikan lokasi pembangunan koperasi mudah diakses masyarakat serta berada di kawasan yang aman dari potensi bencana.

Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) yang telah dibentuk dan secara rutin melaporkan perkembangan pendataan lahan serta aset desa kepada Kemendagri.

Rahmat K. Tambunan menyampaikan bahwa Pemkab Murung Raya siap menindaklanjuti hasil Rakor dan segera melakukan koordinasi dengan perangkat daerah serta pemerintah desa untuk mempercepat proses pendataan.

Rakor ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan koperasi yang mandiri, berdaya saing, dan menjadi motor pemerataan ekonomi nasional.(*)