NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendorong seluruh jajaran perangkat daerah dan kecamatan untuk mengedepankan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Arahan ini disampaikan dalam pembukaan Musrenbang tingkat Kecamatan Sungai Babuat pada Jumat (30/1/2026).
Ferry Hardi, selaku perwakilan Pemkab, menegaskan bahwa tantangan pembangunan di tahun 2027 akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan cara-cara baru yang lebih efisien. Inovasi pelayanan publik diharapkan dapat mempermudah urusan administrasi warga, meskipun tinggal di wilayah pedalaman.
Di samping inovasi, Pemkab juga memberikan perhatian khusus pada upaya penanggulangan bencana di Kecamatan Sungai Babuat. Pemerintah daerah meminta agar perencanaan pembangunan infrastruktur ke depan harus mempertimbangkan aspek ketahanan terhadap potensi bencana alam yang sering melanda wilayah tersebut.
Warga dan tokoh adat menyambut baik perhatian Pemkab terkait isu lingkungan hidup. Mereka berharap pembangunan jalan dan jembatan yang diusulkan, seperti akses Tumbang Kolon, tetap memperhatikan tata ruang yang aman dan tidak merusak hutan adat maupun sumber air bersih masyarakat.
Sekretaris Bapperida memastikan bahwa seluruh aspirasi yang muncul dalam Musrenbang akan disaring secara ketat melalui sistem informasi pembangunan daerah. Pemkab berkomitmen untuk transparan dalam menentukan usulan mana saja yang akan menjadi skala prioritas pada tahun anggaran 2027.
Penutupan Musrenbang ini menandai dimulainya babak baru sinergi antara Pemkab Murung Raya dan masyarakat Sungai Babuat. Melalui perencanaan yang inovatif dan tanggap bencana, pemerintah daerah optimis kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut akan meningkat secara berkelanjutan.(*)
