NewsKalteng.com, Puruk Cahu – Kesehatan menjadi sorotan utama Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam melepas jamaah haji tahun 2026. Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati di Rujab, Selasa (21/4/2026), jamaah diminta untuk benar-benar menjaga stamina lahir dan batin.
Wabup Rahmanto menekankan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik yang berat, terutama dengan perbedaan iklim di Tanah Suci. Pemkab Mura ingin 73 jamaah yang berangkat dapat menjalankan seluruh rukun haji dengan energi yang prima tanpa terganggu masalah kesehatan.
“Sholat Hajat ini adalah ikhtiar agar seluruh jamaah diberikan kesehatan lahir dan batin selama perjalanan hingga kembali ke tanah air,” jelas Rahmanto. Ia mengimbau jamaah untuk selalu mengikuti instruksi tim medis yang mendampingi.
Pemkab Mura melalui dinas terkait juga telah memberikan pembekalan kesehatan sebelum hari keberangkatan. Pesan ini disampaikan agar para jamaah tidak memaksakan diri dan tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di Arab Saudi.
Selain fisik, kesehatan mental dan kesabaran juga ditekankan oleh Wakil Bupati. Ia berharap jamaah asal Murung Raya dapat menunjukkan karakter yang santun dan kooperatif, mencerminkan citra baik masyarakat daerah di mata dunia internasional.
Harapan besar Pemkab Mura adalah melihat seluruh jamaah kembali ke Puruk Cahu dalam keadaan sehat walafiat. Kesehatan jamaah adalah prioritas utama dalam setiap skenario pemberangkatan yang disusun oleh pemerintah daerah tahun ini.(*)













